Kamis, 30 Juni 2022

Apa itu Drive Robot?





 Pengenalan Sistem DriveRobot

Aksi tiap- tiap sendi wajib di kontrol supaya manipulator melaksanakan gerakan yang di mau pada badan, lengan, gerakan, serta pergelangan tangannya. Ini di sajikan oleh sistem Drive/ penggerak yang di pakai buat berikan energi pada robot.

Sambungan di gerakkan oleh aktuator yang di tenagai oleh wujud sistem penggerak tertentu.

Sistem penggerak yang universal di pakai dalam robotika merupakan penggerak listrik, penggerak hidrolik, serta penggerak pneumatik.


Tipe Aktuator

Motor Listrik, semacam: Servomotor, motor Stepper ataupun motor listrik penggerak langsung

  • Aktuator hidrolik
  • Aktuator pneumatik
  • Sistem Drive Mekanik

Sistem penggerak memastikan kecepatan gerakan lengan, kekuatan robot, kinerja di namis, serta, hingga batasan tertentu, tipe aplikasi.

Suatu robot hendak memerlukan sistem penggerak buat menggerakkan lengan, pergelangan tangan, serta badannya. Sistem penggerak umumnya di pakai buat memastikan kapasitas suatu robot. Buat menggerakkan sendi robot, terdapat 3 tipe sistem penggerak yang ada semacam:

  • Sistem penggerak listrik,
  • Sistem penggerak hidrolik,
  • serta Sistem penggerak pneumatik.


Yang sangat berarti di pakai 2 tipe sistem penggerak listrik serta hidrolik.


Sistem Penggerak Listrik:

Sistem drive listrik sanggup menggerakkan robot dengan energi ataupun kecepatan besar. Aktuasi robot tipe ini bisa di jalani dengan motor servo DC ataupun motor stepping DC. Ini sangat sesuai buat sambungan semacam rotasi serta pula sambungan linier. Sistem penggerak listrik hendak sempurna buat robot berskala kecil ataupun aplikasi presisi. Yang terutama, barang tersebita mempunyai akurasi serta pengulangan yang lebih besar. Salah satunya kelemahan dari sistem drive ini merupakan membutuhkan sedikit lebih mahal. Contohnya sistem drive tipe ini merupakan robot Maker 110.


Sistem Penggerak Hidrolik:

Sistem penggerak hidraulik seluruhnya di tujukan buat robot berdimensi besar. Ini bisa membagikan energi ataupun kecepatan besar daripada sistem penggerak listrik. Sistem penggerak ini bisa di pakai buat sambungan linier serta rotasi. Gerakan putar di sajikan oleh aktuator baling- baling putar, sebaliknya gerakan linier di hasilkan oleh piston hidrolik. Kebocoran oli hidrolik di anggap selaku kerugian utama dari penggerak ini. Contoh buat sistem penggerak hidrolik merupakan robot seri Unimate 2000.


Sistem Penggerak Pneumatik:

Sistem drive pneumatik di pakai buat robot jenis kecil, yang mempunyai kurang dari 5 derajat kebebasan. Dia mempunyai keahlian buat menawarkan akurasi serta kecepatan yang baik. Sistem penggerak ini bisa menciptakan gerakan putar dengan menggerakkan aktuator putar. Gerakan translasi sendi geser pula bisa di sajikan dengan mengoperasikan piston. Harga sistem ini lebih murah bila di bandingkan dengan penggerak hidrolik. Kelemahan dari sistem ini merupakan kalau itu tidak hendak jadi opsi yang sempurna buat pembedahan yang lebih kilat.


kunjungi https://sariteknologi.com/

0 Comments:

Posting Komentar