Selasa, 28 Juni 2022

Konsep Awal Robot di Era Modern








Konsep Awal Robot

Salah satu contoh awal dari fitur mekanis yang di bangun buat secara tertib melaksanakan tugas raga tertentu terjalin dekat 3000 SM: Jam air Mesir memakai patung- patung manusia buat membunyikan lonceng jam. Pada 400 SM, Archytus of Taremtum, penemu katrol serta sekrup, pula menciptakan merpati kayu yang dapat terbang. Patung- patung yang di operasikan secara hidraulik yang bisa berdialog, berikan isyarat, serta bernubuat biasanya di bangun di Mesir Hellenic sepanjang abad kedua SM.

Pada abad awal Masehi, Petronius Arbiter membuat boneka yang dapat bergerak semacam manusia. Giovanni Torriani menghasilkan robot kayu yang bisa mengambil roti setiap hari Kaisar dari toko pada tahun 1557. Temuan robot menggapai puncaknya( saat sebelum abad ke- 20) pada tahun 1700- an; kecerdikan yang tidak terhitung jumlahnya, tetapi tidak instan, automata( ialah robot) di mengadakan sepanjang periode waktu ini. Abad ke- 19 pula di isi dengan kreasi robotik baru, semacam boneka berdialog oleh Edison serta robot bertenaga uap oleh orang Kanada. Walaupun penemuan- penemuan selama sejarah ini bisa jadi sudah menanamkan benih- benih inspirasi awal buat robot modern, kemajuan ilmiah yang di buat pada abad ke- 20 di bidang robotika melampaui kemajuan- kemajuan lebih dahulu seribu kali lipat.


Robot modern pertama

Robot sangat dini semacam yang kita tahu di mengadakan pada dini 1950- an oleh seseorang penemu dari Louisville, Kentucky George C. Devol. Ia menciptakan serta mematenkan manipulator yang bisa di program ulang yang di sebut" Unimate," dari" Umum Automation". Sepanjang dekade selanjutnya, dia berupaya menjual produknya di industri, namun tidak sukses. Pada akhir 1960- an, insinyur Joseph Engleberger mendapatkan paten robot Devol serta sanggup memodifikasinya jadi robot industri serta membentuk industri bernama Unimation buat memproduksi serta memasarkan robot. Buat usaha serta keberhasilannya, Engleberger diketahui di industri selaku" Ayah Robotika."

Akademisi pula membuat banyak kemajuan dalam penciptaan inovasi- inovaso robot baru. Pada tahun 1958 di Stanford Research Institute, Charles Rosen mengetuai regu periset dalam meningkatkan robot yang di sebut" Shakey". Shakey jauh lebih maju daripada Unimate asli, yang di rancang buat aplikasi industri spesial. Shakey dapat berkelana ruangan, mengamati panorama alam dengan" mata" televisinya, bergerak melintasi Kamu area yang tidak di kenalnya, serta hingga tingkatan tertentu, menjawab lingkungannya. Ia di beri namanya sebab gerakannya yang goyah serta gemerincing.


jika kalian ingin kursus atau les robotic kalian bisa kunjungi https://sariteknologi.com/

0 Comments:

Posting Komentar