Rabu, 22 Juni 2022

Ilmu | AI (Kecerdasan Buatan)





  

AI (Kecerdasan Buatan)

Pernah kamu mendengar kata AI(Artificial Intelligence). Pasti kalian pernah mendengar atau membaca kata AI ini. Sebenarnya kalian penasaran gak sih sama istilah AI Karena sebenarnya AI itu ada di sekeliling kita dan pernah kita pakai, seperti asisten virtual Google dan Siri contohnya. Kecerdasan buatan memang bukan suatu hal yang baru, namun perkembangannya selalu menjadi sesuatu yang menarik perhatian.

Disini kita akan menjelaskan apa itu AI (artificial Intelegent) tapi hanya untuk dasarnya yak dan sesederhana mungkin.

Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) secara sederhananya adalah sebuah simulasi dari kecerdasan yang dimiliki oleh manusia yang diprogram agar bisa berpikir seperti halnya manusia.

Dengan kata lain AI merupakan sebuah sistem komputer yang bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan yang biasanya memerlukan tenaga manusia atau kecerdasan manusia untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

AI sendiri merupakan sebuah teknologi yang memerlukan data untuk dijadikan pengetahuan, sama seperti halnya dengan manusia. AI membutuhkan data supaya kecerdasannya bisa lebih baik lagi dan AI juga perlu belajar untuk memperkaya pengetahuannya layaknya manusia. AI pun tidak perlu manusia untuk menjalankanya, melainkan AI akan belajar dengan sendirinya berdasarkan data AI saat digunakan oleh manusia.

Jika kalian masih bingung dari cara kerja sebuah AI, mari kita ambil salah satu contoh yaitu “AlphaGo”. Saat awal dikembangkan dia diberi 100 ribu data pertandingan Go untuk dipelajarinya. Kemudian, “AlphaGo” akan bermain Go dengan dirinya sendiri dan setiap dia kalah dia akan memperbaiki cara ia bermain dan proses bermain ini akan diulang terus diwaktu yang bersamaan.

Salah satu kelebihan AI dibanding manusia adalah manusia hanya dapat bermain satu kali dalam satu waktu. Sedangkan AI bisa melakukan beberapa pertandingan pada satu waktu secara bersamaan. Sehingga proses belajar dan pengalamannya juga bisa lebih banyak dan cepat dibandingkan manusia yang hanya bisa focus terhadap satu pertandingan. Hal ini terbukti dengan menangnya “AlphaGo” atas pertandinganya dengan juara dunia Go pada tahun 2016.

Secara garis besar sebuah kecerdasan buatan dapat melakukan salah satu atau pun semuanya dari keempat faktor berikut :

  1. Acting humanly (bertingkah layaknya manusia).
  2. Thinking humanly (berpikir seperti manusia). 
  3. Act rationally (bertindak secara rasional).
  4. Think rationally (berpikir secara rasional).

0 Comments:

Posting Komentar